Kunci Sukses Trading Forex Untuk Trader Pemula

Sahabat ternyata Ada beberapa faktor yang menentukan bagaimana seorang trader dapat sukses dalam trading forex. Secara eksklusif, enam tips berikut penting untuk Anda menjadi trader forex yang baik yuk kita simak:

 

 

  1. Identifikasi trend perdagangan

 

Sebagai pedagang pasar uang (Forex), Anda akan segera terlatih dengan jeda saat yang paling sesuai style perdagangan Anda. Walau tidak ada rangka waktu tertentu yang berperan 100%, saya sarankan mengawali dengan grafik jangka panjang dan turun ke grafik periode pendek. Dengan menganalisa grafik harian terlebih dahulu, Anda bisa menentukan trend periode panjang.

Ada tiga trend jangka panjang: trend naik, trend turun, atau trend menyamping. Tentukan peluang posisi yang akan diambil pada grafik harian akan membantu Anda mencari tanda detil pada grafik pada rangka saat yang lebih rendah untuk mendapati harga dan waktu masuk. Saat grafik harian tidak memperlihatkan arah naik atau turun, Anda bisa melihat grafik 4 jam atau grafik 6 menit. Ini berlaku untuk pedagang super aktif yang memakai grafik terbaru untuk sinyal masuk dan keluar.

Melihat trend adalah keputusan paling penting yang akan Anda buat sesudah meninjau trend periode pendek dan periode panjang dan informasi- informasi apa yang akan dirilis dalam kurun waktu dekat. Peribahasa “trend adalah rekan Anda” masih berlaku dan sebagai alat yang terbanyak dipakai dalam riwayat. Penting untuk Anda untuk mengikuti trend dan tidak memperhitungkan trend dengan membuat entri terlalu awal. Saat Anda pelajari grafik dan rangka waktu, Anda kemungkinan melihat kekuatan pembalikan.

 

  1. Selalu awasi informasi

Ini adalah strategi yang bagus untuk memastikan Anda mengetahui informasi potensial bila Anda berniat untuk buka status perdagangan saat sebelum informasi itu dirilis. Bila Anda memilih untuk membuka posisi saat sebelum informasi besar dirilis, yakinkan Anda sudah mengaplikasikan stop loss juga. Beberapa informasi akan memengaruhi pasar dengan cepat sekali dan mencolok. Sementara informasi lain seperti perang, pemilihan umum, hari liburan dan cuaca buruk bisa mempunyai dampak penting yang unik untuk setiap pasangan mata uang. Maka dari itu, penting untuk mengenal karakter pasangan mata uang.

 

Misalnya, EURUSD mengacu pada ketidaksamaan suku bunga di antara Bank Sentra Eropa (ECB) dan Federal Reserve AS (FED). , dolar yang kuat bisa menggerakkan EURUSD lebih rendah. Contoh semacam itu bisa ditemukan di sebagian besar mata uang utama. Karena ketidaksamaan karakter di antara pasangan mata uang, saya sarankan Anda pelajari beberapa di antaranya dengan cermat dan hanya memperdagangkan pasangan yang Anda kenal. Ketahui bagaimana dan kenapa pasangan mata uang bergerak memberikan Anda wawasan dan bisa meningkatkan keuntungan Anda.

 

  1. Identifikasi tingkat support dan resistance

Penting untuk mengenal dan memakai tingkat support secara benar. Tingkat ini dipakai bukan hanya untuk menentukan harga masuk dan keluar, tapi juga untuk mengatur stop-loss dan limit order. Banyak pembalikan trend terjadi demikian harga memantul dari tingkat support atau resistance khusus. Mengenali tingkat harga ini bisa menolong Anda memahami kenapa trend mata uang berbeda. Banyak trader pemula bertanya kenapa trend mata uang berbeda begitu mereka buka status. Nah, tingkat dukungan dan resistance ini sebagai aspek khusus dalam pembalikan trend.

 

  1. Pakai tanda teknis

 

Masuk status perdagangan secara benar adalah sisi paling penting dari perdagangan pasar mana saja. Dengan menguasai beberapa grafik dan tanda, Anda bisa membuat keputusan yang lebih bagus di semua keadaan pasar. Yang perlu di sini adalah mempunyai beberapa tanda yang memperlihatkan trend yang serupa dan tidak buka status saat tanda memperlihatkan signal campuran. Cari verifikasi dari beberapa tanda saat sebelum buka status trading. Saat mengamati trend jangka pendek atau jangka panjang, jangan lupa untuk mengecek tanda seperti MACD, RSI dan tanda stochastic untuk mencari peluang signal overbought atau oversold. Bahkan juga saat pasangan mata uang lumayan kuat dan tidak mendekati resistance atau support, masih tetap ada kesempatan pembalikan bila pasangan telah overbought atau oversold.

 

  1. Membeli saat harga turun, jual saat harga naik (ikuti tren)

 

Saat pasar bergerak mengikuti trend tertentu, ada saatnya terjadi retracement kecil. Untuk mengoptimalkan keuntungan, sebaiknya membuka status trading atau membuka posisi kedua di tingkat bawah saat harga turun atau di pucuk reli harga.

 

UptrendBuy saat harga sedikit mundur di tengah reli uptrend (bullish)

 

DowntrendJual saat harga sedikit naik di tengah trend turun (bearish)

 

Ini memungkinkannya Anda untuk memutuskan batasan stop-loss pada pembalikan trend yang sebetulnya dan menghindar kerugian karena status ditutup oleh retracement. Tingkat resistance dan dukungan menolong Anda menentukan peluang titik masuk dan retracement. Tanda Fibonacci Retracement memungkinkannya Anda untuk menghitung harga “beli” dan “jual” dan tentukan kekuatan retracement dari pasangan mata uang. Saya benar-benar merekomendasikan untuk melihat kisah trend pasangan mata uang untuk tentukan persentase retracement yang biasa.

 

  1. Pakai pengelolaan uang yang pas

 

Memakai pengendalian uang adalah cara paling akhir Anda ke arah kesuksesan, tapi ini menjadi yang terpenting. Pengendalian uang yang pas meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan keuntungan. Saya tidak pernah stop mengutamakan jika memakai manajemen uang secara benar bisa menjadi alat dan kunci paling baik untuk keberhasilan Anda dalam perdagangan valas.

Sama seperti yang saya ucapkan sebelumnya, trading bermodal yang cukup penting. Modal yang cukup memungkinkannya Anda untuk menjaga posisi trading searah dengan gerakan harga dan tidak memaksakan Anda untuk membuat keuntungan atau kerugian terlalu cepat. Aplikasikan rasio risiko/imbalan yang memungkinkannya Anda mendapatkan untung dalam jangka panjang, bahkan juga bila beberapa status tidak memberikan keuntungan. Ikuti ketentuan yang serupa setiap waktu dan terima kerugian Anda. Berdagang di pasar valas atau pasar keuangan yang lain saat Anda takut kehilangan uang adalah ide yang buruk. Ini akan membuat Anda menjadi pedagang yang takut dan emosi akan mendorong perdagangan Anda. Last but not least, selalu pakai Stop Loss (SL)!