Kemendag Memblokir beberapa Situs Trading dan Domain Binary Option

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah memblokir 1.222 situs ilegal untuk perdagangan komoditas berjangka dan perjudian dengan kedok perdagangan. Lockdown dilakukan setelah pengawasan dilakukan pada tahun 2021 dan laporan publik diterima.

Pj Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari bahaya investasi ilegal yang merugikan. Komitmen ini dilakukan dengan memantau aktivitas perdagangan di komoditas berjangka, termasuk yang menggunakan opsi biner (binary options).
“Selama tahun 2021, Bappebti bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir 1.222 domain situs tidak berizin untuk perdagangan berjangka komoditas dan perjudian berkedok perdagangan,” kata Wisnu di Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Dari ribuan website tersebut, ada beberapa domain binary options yang diblokir seperti: B. Binomo, IQ Option, Olymptrade, Quotex dan platform serupa lainnya. Bappebti juga memblokir robot perdagangan seperti Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, Fsp Akademi Pro dan perusahaan sejenis lainnya.

Menurut Wisnu, binary option adalah aktivitas perjudian online berkedok perdagangan berjangka komoditi (PBK). Aplikasi binary options yang saat ini beredar statusnya ilegal di Indonesia

Dalam hal terjadi perselisihan (dispute) antara Nasabah dengan Penyedia, Bappebti sebagai regulator di bidang perdagangan berjangka tidak dapat membantu Nasabah untuk melakukan mediasi.

Wisnu mengilustrasikan bahwa seseorang yang menggunakan opsi biner hanya menebak bahwa harga suatu instrumen keuangan seperti forex, crypto atau indeks saham akan naik atau turun dalam waktu tertentu.

Jika perkiraannya benar, ia mendapat untung kurang dari 100 persen dari modalnya. Sedangkan jika perkiraannya salah, Anda menderita kerugian 100 persen.

“Oleh karena itu, pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iklan, promosi dan penawaran pada aplikasi atau website binary options,” kata Wisnu