Bisnis Wedding Organizer Itu Apa ?

 

wo

Bisnis wedding organizer dapat digolongkan sebagai bisnis musiman. Permintaan cenderung tidak stabil dan hanya ramai pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Namun, bisnis dengan wedding organizer masih memiliki banyak potensi yang terpendam. Jika ada permintaan jasa, potensi margin yang dicapai juga cukup besar.

 

Apa itu wedding organizer?

Istilah wedding organizer berasal dari dua kata dasar yaitu “wedding” dan “organizer”. Dilihat dari terjemahan kata, wedding organizer dapat diartikan sebagai wedding organizer. Penyelenggara pernikahan membantu mengatur pernikahan dan memastikan semuanya berjalan dengan baik.

 

Pekerjaan penyelenggara pernikahan biasanya mencakup pemeriksaan vendor, mengkonfirmasi kontrak dengan vendor, dan membuat jadwal untuk hari pernikahan. Penyelenggara pernikahan juga terkadang bekerja sama dengan perencana pernikahan atau desainer pernikahan untuk memenuhi tugasnya

 

Tugas Wedding Organizer

Pada dasarnya, tugas utama seorang wedding organizer adalah membantu pengantin baru merencanakan pernikahan mereka. Namun dalam praktiknya, tugas wedding organizer tidaklah sesederhana itu. Tugas wedding organizer juga mencakup persiapan acara pernikahan untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Di bawah ini adalah rincian lebih lanjut tentang tugas-tugas wedding organizer.

 

  1. Merencanakan acara pernikahan

Kapan Pernikahannya? Dimana tempat untuk pernikahan hingga hal-hal lain yang berhubungan dengan pernikahan, semua ini harus direncanakan dengan matang. Tentu saja, membuat rencana yang baik tidak mudah. Buatlah perencanaan yang baik dan jelas, yaitu pelayanan yang diberikan oleh wedding organizer.

 

  1. Merencanakan anggaran acara pernikahan

Berapa besar total biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah pernikahan, tentunya ini harus diperhitungkan. Mengetahui rincian biaya yang terlibat membuat membuat anggaran lebih mudah.

 

Sesuai dengan tugasnya dalam merencanakan pernikahan, wedding organizer juga bertanggung jawab untuk merencanakan anggaran untuk acara yang akan diadakan. Dalam hal ini, wedding organizer harus transparan. Transparansi dalam membingkai anggaran itu juga yang menjual bisnis wedding organizer.

 

  1. Tentukan lokasi pernikahan

Jika klien belum menentukan lokasi pernikahan, wedding organizer juga bertanggung jawab untuk memberikan rekomendasi lokasi yang tepat. Gedung acara biasanya disesuaikan dengan tema dan konsep pernikahan yang akan dilaksanakan. Saat memilih gedung, wedding organizer juga akan mempertimbangkan jumlah tamu undangan.

 

  1. Memastikan upacara pernikahan

Saat pernikahan berlangsung, penyelenggara pernikahan bertanggung jawab untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Untuk itu, wedding organizer harus datang sebelum acara dimulai dan mengawasi jalannya acara.

 

Kendala terkadang terjadi selama acara berlangsung. Di sinilah profesionalisme bisnis wedding organizer diuji. Agar masalah tersebut bisa teratasi, wedding organizer juga harus bisa bertindak fleksibel dan cepat.

 

  1. Pastikan mahar dan persembahan disimpan dengan benar

Penyelenggara pernikahan juga bertanggung jawab untuk mengamankan mahar dan persembahan. Penyelenggara pernikahan harus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengamankan mahar dan sesaji. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman.

 

Setelah pernikahan usai, wedding organizer juga harus memastikan bahwa semua perlengkapan yang digunakan dikembalikan kepada pihak penyelenggara. Pekerjaan wedding organizer belum selesai sampai semua perlengkapan sudah dikembalikan

 

Tips sukses membangun bisnis wedding organizer

Memulai bisnis wedding planner memang tidak mudah. Eksekusi yang baik membutuhkan persiapan yang matang. Bisnis wedding organizer juga tidak tergolong bisnis jasa yang bisa dijalankan sendiri. Peran tim yang solid juga sangat penting untuk hal ini.

 

Namun, bukan berarti tidak ada cara untuk sukses membangun bisnis wedding organizer. Jika Anda tahu caranya dan bekerja keras, kesuksesan bukanlah hal yang mustahil.

 

  1. Tentukan target pasar

Pasar atau pasar bisnis wedding organizer pada dasarnya adalah orang-orang yang akan menikah. Namun, tidak semua orang membutuhkan jasa wedding organizer.

 

Sebelum memulai bisnis, Anda harus memahami siapa saja yang membutuhkan jasa wedding organizer. Pasar Wedding Vendor sendiri dapat dibagi menjadi beberapa segmen ekonomi mulai dari kelas menengah hingga kelas atas. Setiap segmen pasar memiliki kebutuhan dan harapannya sendiri. Dengan menentukan target pasar dan memahami target pasar bisnis wedding venue, maka akan lebih mudah untuk menentukan standar pelayanan yang akan diberikan nantinya.

 

  1. Bangun tim bisnis perencana pernikahan yang solid

Perencanaan pernikahan bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh satu orang. Dibutuhkan tim untuk menjalankan bisnis yang satu ini. Agar wedding organizer bisa berkembang, membangun tim yang profesional dan solid adalah langkah awal yang perlu dilakukan.

 

Saat membangun tim, setidaknya beberapa posisi perlu diisi. Misalnya, dari penulis acara pernikahan hingga staf pemasaran. Tim yang sedang dibangun juga harus memiliki tujuan yang sama dan bisa bekerja sama. Dengan tim yang solid, bisnis wedding organizer akan lebih mudah dijalankan.

 

  1. Menjalin kerjasama bisnis

Untuk memenuhi harapan pelanggan, wedding organizer membutuhkan bantuan dari banyak pihak. Dekorasi pernikahan, sistem PA hingga dokumentasi, semua ini biasanya disediakan oleh pihak lain. Di sinilah peran penting hubungan bisnis.

 

Hubungan bisnis, terutama dengan pemasok sistem tata suara katering, dapat membantu penyelenggara pernikahan menjalankan bisnis. Hubungan bisnis memudahkan penyelenggara pernikahan untuk menemukan vendor yang tepat untuk proyek yang sedang dikerjakan. Harga yang ditawarkan biasanya bisa lebih murah jika ada hubungan kerjasama

 

 

  1. Mulailah dengan orang-orang yang dekat dengan Anda

Mendapatkan pelanggan pertama tidak pernah mudah. Selain itu, ini adalah pelanggan yang paling sulit didapat. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan memulai dari orang-orang dekat. Menawarkan jasa wedding organizer kepada orang terdekat biasanya relatif mudah.

 

Juga, jika tidak ada orang dekat yang akan menikah, tidak ada salahnya untuk mengatakan bahwa Anda memiliki bisnis wedding organizer. Siapa tahu, seseorang mungkin akan menghubungi nanti berdasarkan rekomendasi dari orang yang Anda kenal.

 

  1. Memberikan pelayanan terbaik

Pelayanan terbaik adalah media periklanan yang paling efektif. Ketika pelanggan Anda puas dengan layanan yang diberikan, mereka biasanya memberi tahu orang yang mereka kenal.

 

Di era digital seperti sekarang ini, cerita seperti ini bisa menyebar dengan sangat mudah. Orang juga cenderung mempercayai rekomendasi dari orang yang mereka kenal lebih dari yang mereka dengar dari iklan