bisnis kuliner

Berikut Beberapa Strategi Untuk Mengatasi Penurunan Bisnis Kuliner

bisnis kuliner

Anda pasti akan menghadapi pasang surut dalam menjalankan sebuah bisnis, terutama dalam bisnis kuliner yang selalu berkembang. Agar bisnis tetap berjalan lancar, Anda perlu menerapkan strategi untuk mengatasi penurunan penjualan.

 

Diperlukan strategi yang efektif untuk menghadapi penurunan angka penjualan. Jika tidak diterapkan, kemungkinan bisnis akan mandek di tengah jalan sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar.

 

Strategi mengatasi penurunan penjualan dalam Bisnis Kuliner

 

Mengembangkan strategi untuk meningkatkan penjualan bukanlah tugas yang mudah, terutama bagi pemilik bisnis baru. Oleh karena itu, seseorang harus banyak belajar dari senior atau orang yang berpengalaman dalam bisnis kuliner.

 

Anda harus tahu bahwa bisnis kuliner adalah bisnis yang dinamis, jadi sebaiknya jangan mengadopsi strategi dan cara yang terkesan kuno. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penurunan penjualan di bisnis kuliner

 

Lakukan Evaluasi dan Analisa Trend Pasar

 

Seperti disebutkan di atas, bisnis kuliner adalah bisnis yang dinamis. Sehingga minat pelanggan bergantung pada tren kuliner yang berkembang.

 

Ambil contoh tren minuman es Boba yang belakangan populer dan es krim Milo yang sempat populer beberapa tahun lalu. Kedua perusahaan tersebut tergolong sebagai perusahaan katering musiman, sehingga keberadaannya pasti akan mengalami penurunan.

 

Ciptakan inovasi baru

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Anda dapat membuat produk atau menu baru dengan menganalisis tren kuliner yang berkembang. Anda bisa menambahkan ide kreatif lainnya untuk membuat produk kuliner terlihat lebih menarik namun sesuai dengan tren di pasar.

 

Misalnya membuat es krim boba dengan berbagai topping unik seperti buah-buahan atau Anda juga bisa membuat es krim boba dengan rasa baru. Seperti rasa kue red velvet, rasa oreo, rasa coklat karamel dan lain-lain.

 

Dengan mengadaptasi tren kuliner baru, Anda dapat menarik lebih banyak pelanggan. Dengan cara ini, angka penjualan bisnis katering Anda meningkat.

 

Penciptaan inovasi produk baru harus selalu mengikuti tren yang ada. Jadi, Anda perlu mengetahui informasi tren makanan dan minuman di dalam dan luar negeri.

 

Lakukan pemasaran dengan biaya rendah

 

Saat penjualan untuk bisnis perhotelan turun, penjualan dan keuntungan juga turun drastis. Itu sebabnya Anda perlu menghemat anggaran dalam upaya Anda meningkatkan penjualan.

 

Apakah ada pilihan pemasaran yang murah? Tentu saja mereka eksis di zaman yang glamor seperti sekarang ini. Anda dapat menggunakan metode strategi pemasaran digital untuk menghemat anggaran.

 

Kekuatan media sosial untuk menampilkan bisnis kuliner Anda di depan publik. Penjangkauan media sosial jauh lebih efektif daripada membagikan brosur dan sejenisnya.

 

Anda bahkan tidak perlu mengeluarkan uang untuk menggunakan strategi ini jika Anda ahli pembuatan konten media sosial. Karena kunci utama kesuksesan terletak pada konten pemasaran yang Anda buat.

 

Semakin unik dan menarik konten pemasaran, semakin banyak orang yang tertarik untuk mencoba produk kuliner Anda.

 

Buat promo makanan dengan paket bundling

 

Strategi untuk mengatasi penurunan penjualan selanjutnya adalah dengan membuat promo bundling pack. Cara ini sangat efektif untuk menarik perhatian calon konsumen karena menawarkan harga yang murah dengan paket sembako yang lebih lengkap.

 

Metode ini bekerja sangat baik untuk makanan yang tidak laku. Ini memungkinkan Anda untuk menggabungkan produk makanan atau minuman yang tidak laris dengan produk yang paling diinginkan pelanggan.

 

Misalnya, produk yang paling laris di toko kuliner Anda adalah es krim boba, jadi Anda bisa memasangkannya dengan makanan atau minuman lain yang kurang laris. Seperti paket es Boba dengan kentang goreng atau semacamnya.

 

Anda yang menjalankan bisnis kuliner musiman harus melakukan analisis terhadap tren kuliner yang berkembang. Kemudian lakukan analisis bisnis Anda untuk membuat produk atau menu baru yang lebih relevan dengan tren yang sedang berkembang.

 

Meningkatkan kualitas layanan

Pasti Anda sudah terlanjur kesal saat diperlakukan tidak ramah dan sopan oleh penjualnya. Akibatnya, Anda akan enggan membeli makanan lokal, meski harganya murah dan rasanya enak.

 

Cobalah untuk mengambil pelajaran dari kejadian tersebut, pantau dan evaluasi layanan yang Anda berikan kepada pelanggan. Apakah memuaskan atau justru sebaliknya?

 

Jadi jangan hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga memperhatikan kualitas layanan bagi pelanggan. Pelayanan yang memuaskan bukan hanya soal keramahan dan kesopanan, tetapi juga dari penyediaan fasilitas.

 

Menawarkan layanan pengiriman

Seperti yang Anda ketahui, di era modern ini, banyak orang yang malas keluar rumah untuk membeli sembako. Aplikasi pesan-antar seperti Go-Food, Grab Food, dan Shopee Food memudahkan pelanggan untuk membeli bahan makanan.

 

Selain itu, platform pengiriman menawarkan banyak promosi, itulah sebabnya beberapa orang lebih suka memesan bahan makanan secara online. Agar penjualan terus tumbuh, Anda harus mendaftarkan bisnis kuliner Anda di semua platform pengiriman makanan ini.

 

Apakah Anda siap untuk mencoba cara-cara di atas?

Nah itulah strategi mengatasi penurunan penjualan yang bisa anda coba di bisnis kuliner anda. Harga, kualitas produk, dan layanan adalah hal terpenting yang perlu Anda prioritaskan untuk menarik pelanggan setia.