6 Investasi untuk siapkan pendidikan masa depan anak

Biaya sekolah yang semakin hari semakin meningkat menuntut ibu untuk memikirkan cara berinvestasi yang tepat untuk pendidikan anak. Ya, ada berbagai bentuk investasi pendidikan yang bisa ibu lakukan sebagai alternatif untuk mendanai masa depan anak Anda.

Perlu diketahui bahwa investasi dalam pendidikan anak dapat dilakukan sedini mungkin. Anda tidak perlu menunggu sampai anak Anda berusia beberapa tahun. Kalau sekarang bisa kenapa tidak? Yuk simak daftar investasi pendidikan di bawah ini, Moms!

bentuk investasi pendidikan
Ada banyak bentuk investasi pendidikan anak yang bisa Anda coba, di antaranya sebagai berikut.

1. Tabungan Pendidikan untuk Anak
Mom, tabungan pendidikan adalah salah satu investasi termudah dalam pendidikan anak. Tabungan ini sangat cocok untuk mengelola pengeluaran pendidikan rutin, seperti: B. Membayar uang sekolah bulanan, membeli alat tulis, membayar les atau kursus, dll.

Namun kekurangannya menabung untuk pendidikan anak tidak bisa digunakan untuk tujuan investasi jangka panjang, Moms. Hal ini dikarenakan bunga yang diberikan sangat kecil yaitu 2-3% per tahun, sehingga tidak dapat dibandingkan dengan kenaikan biaya pendidikan setiap tahunnya.

2. Setoran
Simpanan hampir setara dengan tabungan pendidikan anak. Namun, suku bunga deposito lebih tinggi yaitu 4-6% per tahun. Selain itu, deposito juga bisa diterima kapan saja, mama.

Tergantung kesepakatan, pencabutan dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 bulan, 3 bulan atau 1 tahun.

Jika Ibu membuka deposito di bank, sebaiknya pilih program auto-roll-over. Program ini bekerja sedemikian rupa sehingga bunga yang diperoleh pada bulan berikutnya secara otomatis ditambahkan ke dana simpanan.

Tentu saja, mengingat biaya pendidikan yang meningkat 10-15% setiap tahun, simpanan ini tidak dapat dijadikan sebagai alternatif tujuan investasi jangka panjang. Namun, Anda dapat membuka rekening penitipan untuk tujuan pembiayaan jangka pendek, seperti biaya kuliah per bulan.

3. Asuransi Pendidikan
Investasi pendidikan yang bisa ibu pilih selanjutnya adalah asuransi pendidikan. Asuransi sama dengan perlindungan.

Jika ada resiko bagi orang tua, maka anak akan tetap menerima tunjangan pendidikan sesuai kesepakatan awal tanpa harus membayar iuran lagi.

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan asuransi pendidikan, hubungi agen asuransi mengenai premi dan kebutuhan dana untuk pendidikan anak Anda.

4. Reksa Dana
Ya, reksa dana adalah salah satu jenis investasi yang dikelola oleh perusahaan pengelola investasi. Jika Anda menabung di reksa dana sebagai tujuan investasi jangka panjang, keuntungan yang didapat sangat besar, bahkan melebihi perkiraan kenaikan biaya pendidikan per tahun.

Selain itu, reksa dana juga sangat fleksibel lho, Moms. Anda dapat membeli dan menjualnya kapan saja sesuai dengan ketentuan dalam prospektus. Meski demikian, ibu harus mempelajarinya terlebih dahulu, karena investasi ini juga mengandung risiko.

5. Emas
Jika ini adalah bentuk investasi, Ibu pasti akan menyukainya. Karena nilainya yang likuid dan harganya yang relatif stabil, emas telah lama digunakan sebagai investasi.

Bahkan, nilai emas meningkat setiap tahun. Jika ibu berniat untuk berinvestasi emas, sebaiknya lakukan sedini mungkin ya. Akan lebih baik jika Anda mengetahui fluktuasi harga terlebih dahulu sebelum membeli emas.

Pilih emas batangan sebagai investasi jangka panjang yang 99% lebih baik dari emas dalam perhiasan, bu.

Kini Anda bisa membelinya tidak hanya di toko emas tetapi juga dari PT Pegadaian, bank dan perusahaan penghasil emas seperti PT Aneka Tambang. Anda tidak perlu khawatir tidak memiliki uang untuk membelinya karena beberapa perusahaan telah memberikan tingkat kepemilikan untuk tabungan emas. Sangat mudah bukan, Moms?

6. Properti
Pernahkah Anda berpikir untuk berinvestasi di real estat? Investasi ini menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap berisiko rendah dan berpotensi menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

Bagaimana tidak, setiap tahun nilai jual tanah tidak pernah turun bu, alangkah baiknya jika anda memiliki informasi tentang tanah terluar yang berpotensi untuk dikembangkan di masa depan.

Jika ibu dan ayah punya cukup uang, jangan ragu untuk berbelanja dengan uang tunai. Jika tidak, ajukan hipotek tunai. Selain itu, Anda dapat menyewakan rumah sebagai investasi pendidikan anak Anda, atau menjualnya jika perlu biaya untuk kuliah.