13 Kuliner Khas Malaku Yang Jadi Inceran Para Wisatawan

Makanan khas Maluku memiliki banyak variasi dan rasa. Masyarakat Maluku mengkonsumsi sagu sebagai makanan pokok. Makanan laut yang melimpah menghasilkan beragam makanan khas Maluku. Ada juga kue spesial yang juga sangat enak. Rasa jajanan tersebut ternyata digemari wisatawan.

 

 

  1. Ikan Asar

Ikan asap atau ikan asar diolah cukup dengan pengasapan. Tapi jangan tanya rasanya, enak banget. Ikan yang digunakan biasanya cakalang dan tuna. Karena dagingnya lebih tahan saat diproses dan setelah diasap.

 

Anda tidak hanya bisa memakannya di tempat, tapi juga bisa dijadikan oleh-oleh untuk orang tersayang. Ikan asar dapat dipelihara hingga tujuh hari. Jajanan ini semakin serasi jika disantap dengan nasi dan sambal colo-colo (saus sambal khas Maluku).

 

Cara pengasapannya dengan cara ditusuk dengan bambu. Pengasapan biasanya hanya berlangsung satu jam. Ikan yang dijual biasanya masih ditusuk oleh bambu. Karena masa kadaluarsanya yang relatif lama, Anda bisa menjadikannya oleh-oleh setelah liburan. Tak heran jika kuliner ini wajib dicoba oleh wisatawan yang berkunjung ke Maluku.

 

  1. Gohu Ikan

Jika Jepang punya sashimi, Ternate (Maluku Utara) punya gohu ikan, makanan khas Maluku yang terbuat dari daging ikan mentah. Skipjack dan tuna adalah hidangan favoritnya. Cara pembuatannya pun cukup sederhana, yaitu memotong daging ikan seperti kubus. Kemudian cuci bersih dan olesi dengan air jeruk lemon dan garam.

 

Setelah proses ini, daun kemangi bisa ditambahkan. Lalu diamkan adonan beberapa saat. Untuk meningkatkan rasa, biasanya Anda menambahkan cabai rawit goreng dan bawang merah cincang. Bumbu-bumbu dituangkan di atas ikan dan siap dinikmati. Jadi jika ingin merasakan sensasi olahan ikan mentah tidak perlu mengunjungi Negeri Sakura, cukup ke Maluku saja.

 

  1. Ikan kuah Pala Banda

Masyarakat Maluku memang sangat kreatif dalam mengolah hasil lautnya. Ikan Kuah Pala Banda adalah kreasi kuliner yang wajib dicoba. Seperti namanya, jajanan ini berasal dari Kepulauan Banda, Maluku Tengah. Padahal daerah ini sangat terkenal sebagai penghasil rempah-rempah yang sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda.

 

Hidangan lezat ini menggunakan bahan dasar ikan kerapu atau kakap. Berbagai bumbu digunakan, seperti merica, pala dan jenis rempah-rempah lainnya. Rasa asamnya berpadu dengan rasa pedas. Dahulu, makanan ini merupakan hidangan khas pejabat Belanda. Camilan ini semakin enak jika disantap berulang-ulang dengan nasi dan sambal yang digunakan.

 

  1. Gatang kenari

Saat berlibur di Ternate, jangan lupa untuk menikmati rajungan atau batok kenari. Sebenarnya kepiting ini termasuk hewan yang dilindungi. Karena populasinya semakin berkurang. Keunikan dari hewan ini adalah dapat memetik dan mengupas kelapa sendiri.

 

Namun untuk melestarikan makanan khas Maluku, beberapa rumah makan tetap menyajikan menu lezat ini. Jadi tidak semua rumah makan bisa menjualnya karena perlu izin khusus dari pemerintah setempat. Tentu saja jika harganya relatif mahal.

 

  1. Papeda

Makanan khas yang terkenal ini berasal dari Maluku dan Papua. Bahan dasarnya adalah tepung sagu yang direbus hingga berbentuk seperti bubur. Teksturnya kental dan lengket, dengan warna putih dan hambar. Sekilas terlihat seperti lem kertas.

 

Makanan tradisional ini biasanya disantap dengan mubara atau tuna yang telah ditambahkan kunyit. Kandungan serat dalam papeda sangat tinggi namun rendah kalori. Ini juga mengandung berbagai nutrisi lainnya.

 

Cara memakannya sangat unik dengan menyeruputnya dari piring. Anda juga bisa menggulungnya dengan sumpit. Jika Anda tidak terbiasa, biasanya sulit. Namun inilah keunikan yang mungkin belum Anda rasakan sebelumnya.

 

  1. Nasi Lapola

Ternyata, nasi juga populer di kalangan masyarakat Maluku. Nasi Lapola merupakan bukti masakan khas Maluku yang menjadi makanan pokok bagi sebagian orang. Bahan dasarnya adalah beras, kelapa muda parut dan kacang tolo. Biasanya jajanan ini disantap bersama lauk pauk seperti kohu-kohu (olahan teri atau tuna basah) dan lalapan mentah.

 

Memasak nasi harus dilakukan dengan api kecil untuk hasil yang lebih baik. Nasi dimasak setengah, dan kelapa parut dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, cabai merah, dan jeruk nipis. Kemudian adonan nasi lapola dikukus hingga matang. Biasanya juga Dinikmati dengan Chili Colo-Colo. Sambal khas Maluku dengan komposisi kecap, bawang merah, cabai rawit dan tomat.

 

  1. Woku Komo Komo

Jajanan ini berbahan dasar tepung terigu yang merupakan hasil pengolahan dari teras rumbia. Woku Komo-Komo sebenarnya lebih cocok sebagai pendamping makanan pokok. Proses pembuatannya dengan merendam sagu di dalam air. Untuk meningkatkan cita rasanya, digunakan berbagai bumbu pilihan, seperti jahe, serai, bawang putih, yang ditumis bersama.

 

Kemudian ditambahkan isi perut ikan dan air. Semuanya dimasak sampai terlihat matang. Kemudian bawang putih dan bawang bombay ditumis sampai berwarna kecoklatan. Selanjutnya tambahkan daun bawang cincang, merica, garam dan santan kental.

 

Setelah matang, sagu dibiarkan dingin terlebih dahulu. Isi perut ikan dipotong dadu. Kemudian sisa ikan dan sagu yang sudah dipotong-potong dibungkus dengan daun woka. Sekarang, pada langkah terakhir, paket daun woka dipanggang dengan bara panas.

 

Panggang hingga daun tampak kering sebagai tanda makanan sudah matang. Jajanan ini tidak hanya dikenal dengan nama Woku Komo-Komo tetapi juga dikenal dengan nama Sago Komo-Komo.

 

  1. Kasbi Komplet

Orang menjadikan sagu dan nasi sebagai sumber asupan karbohidrat. Namun ternyata tidak hanya itu, kasbi atau singkong juga menjadi alternatif. Agar lebih menggugah selera, masyarakat Maluku mengolahnya menjadi Kasbi yang lengkap.

 

Bahan utamanya adalah ubi rebus, singkong rebus atau talas rebus. Nah, saat memakannya, tambahkan lalapan jantung pisang, ikan bakar bumbu rica, dan kangkung bakar dengan bunga pepaya dan puri ikan kohu kohu. Pilihan lainnya adalah menikmati Kasbi dengan saus sambal colo colo yang khas.

 

  1. Acar kuning

Acar biasanya dibuat dari berbagai macam sayuran, seperti mentimun, wortel, dan bawang bombay. Semua bahan ini direndam dalam saus asam. Menu ini menjadi pelengkap menyantap aneka kuliner lainnya. Namun di Maluku, rebung digunakan sebagai bahan dasar yang dikenal dengan mentimun kuning.

 

Bahan-bahan masakan khas Maluku ini adalah rebung, daun salam, nanas, mentimun, cabai merah, bawang bombay, dan kecipir muda. Beberapa bahan harus dihaluskan terlebih dahulu. Semua bahan ditumis bersama sampai terlihat matang. Mentimun kuning juga dapat digunakan sebagai suplemen makanan.

 

  1. Kue Asida

Camilan ini biasanya dikonsumsi pada pagi dan sore hari. Namun, kue ini terinspirasi dari masakan Timur Tengah. Kue ini dibuat lebih banyak selama bulan Ramadhan. Karena biasanya menjadi kue favorit saat berbuka puasa. Karena teksturnya asli dengan rasa yang manis. Bahan dasarnya adalah tepung terigu atau bisa diganti dengan tepung terigu, dan gula merah.

 

  1. Kue Bagea

Jajanan khas ini mudah ditemukan di daerah Maluku. Rasanya sangat enak, gurih dan renyah. Biasanya bentuknya bulat dan ada tekstur retak-retak pada permukaannya. Warna yang dominan adalah krem. Sagu digunakan sebagai bahan utama dalam produksinya.

 

Berbagai bahan lain ditambahkan untuk meningkatkan rasa, seperti jenis kacang-kacangan dan kayu manis. Kue kenari dan bagea adalah jenis yang paling populer, camilan ini berbahan dasar kenari yang berasal dari pulau Makian di utara Maluku. Daerah ini juga dikenal sebagai Pulau Canary. Agar lebih nikmat, Anda bisa menyantapnya dengan teh atau kopi panas.

 

  1. Halua Kenari

Kenari Halua biasanya ditemukan di wilayah Maluku Utara. Padahal, di kawasan ini terdapat Pulau Makian yang terkenal sebagai penghasil buah kenari. Camilan ini dibuat dengan campuran gula merah dan kenari. Rasanya yang manis dan teksturnya yang asli membuatnya cocok untuk menu diet. Karena kenari terbukti lebih lemah dan kaya protein.

 

Universitas Marshall bahkan meneliti kenari dan menemukan bahwa kacang ini dapat mengurangi risiko kanker payudara. Selain manfaat tersebut, kenari rasanya lebih enak dan gurih dibandingkan dengan jenis kacang lainnya.

 

  1. Kohu Kohu

Sepintas, makanan khas Maluku ini menyerupai urape, namun dengan isian yang berbeda. Karena sayuran yang digunakan adalah daun kemangi, kacang panjang dan tauge. Semua sayuran masih mentah, jadi jangan dimasak terlebih dahulu. Meski semua bahannya masih mentah, rasanya sangat enak karena dicampur dengan berbagai bumbu pilihan.

 

Kemudian semua bahan dasar dicampur dengan parutan kelapa, perasan jeruk lemon cina, abon cakalang asap dan irisan bawang merah mentah. Jus lemon Cina memberi camilan ini rasa gurih dengan kombinasi rasa segar dan asam. Biasanya masyarakat Ambon menjadikan kohu-kohu sebagai santapan sehari-hari.

 

Di sebelah kohu-kohu dengan sayuran mentah, ada juga varian lain yang disebut kohu-kohu matang. Seperti namanya, semua bahan nabati dimasak terlebih dahulu. Kemudian berbagai bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai dan air jeruk nipis ditambahkan. Camilan ini sangat enak dinikmati dengan kasbi matang atau singkong matang.